//
you're reading...
Unisba

Makalah Strategi Pembelajaran

Strategi Pembelajaran

  • Belajar adalah suatu proses dimana kita termotivasi, memperhatikan, menganalsis dan mengeneralisasikan sasuatu yang dimanfaatkan sebagai sumber belajar.
  • Mengajar adalah suatu rangkaian kegiatan penyampian bahan pelajaran kepada murid agar dapat menerima, menanggapi, mengasai dan mengembangkan bahan pelajaran tersebut.
  • Mengajar adalah menyampaikan pengetahuan, mewariskan kebudayaan, usaha mengorganisasi lingkungan (menciptakan kondisi belajar), memberikan bimbingan belajar, kegiatan mempersiapkan siswa menjadi warga yang baik, dan proses membantu siswa menghadapi kehidupan di masyarakat.
  • Pembelajaran adalah proses yang disengaja yang menyebabkan siswa belajar pada suatu lingkungan belajar untuk melakukan kegiatan pada situasi tertentu.
  • Pembelajaran merupakan upaya guru melibatkan sumber belajar agar terjadi proses belajar, meliputi; aspek kognitif, afektif , psikomotor dan spiritual.
  • Hal-hal yang harus ada dalam proses belajar, yaitu:
  1. motivasi atau betapa penting pengetahuan itu.
  2. rasa ingin tahu.
  3. proses berpikir.
  4. menganalisis atau mengaitkan dengan ilmu yang sudah ada atau generalisasi.
  5. menarik kesimpulan.
  6. mempraktekkan atau mengaitkan dengan ilmu lain.
  • Strategi adalah suatu upaya, cara yang cocok, yang memerlukan proses membuat hal yang besar menjadi kecil, yang susah menjadi mudah dan sesuai dengan kedudukannya.
  • Strategi pembelajaran adalah kiat-kiat, langkah-langkah atau trik-trik perencanaan yang matang untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran, baik metodanya, alat-alatnya, tahnik-tehniknya dan lainnya dalam menjadikan proses belajar menjadi mudah dan menyenangkan.
  • Strategi pembelajaran adalah sejumlah langkah-langkah yang telah disusun oleh guru secara sistematis yang sudah terpenuhi indikatornya, meliputi; materi, media, metoda dan lain-lain agar tercapainya tujuan pembelajaran atau agar siswa mampu menguasai materi-materi pelajaran.
  • Fungsi dari perencanaan adalah sebagai acuan atau pegangan dalam mengajar. Tujuan dari perencanaan adalah untuk mencapai hasil. Sebelum melakukan perencanaan seharusnya guru menentukan tujuan terlebih dahulu. Ketika kita sudah membuat suatu perencanaan, tetapi situasi dan kondisi tidak mendukung, maka yang harus dilakukan oleh guru adalah hendaklah seorang guru harus kembali ke perencanaan semula, semua itu kembali kepada guru itu sendiri.
  • Metode adalah suatu cara untuk memperoleh pengetahuan atau memecahkan suatu permasalahan yang dihadapi.
  • Metoda pembelajaran berarti cara yang berisi prosedur yang baku untuk mencapai suatu tujuan. Jadi, cara-cara untuk mencapai tujuan, baik dalam hal prosedurnya, urutan-urutan, maupun pengorganisasiannya.
  • Sebelum menetapkan metoda, sang guru harus menetapkan tujuannya terlebih dahulu. Kesalahan menggunakan metode akan berdampak pula pada tujuan yang hendak dicapai. Perbedaan mengajar dengan mendidik adalah mendidik mengandung pesan moral. Sedangkan mengajar tidak mengandung pesan moral. Guru hendaknya kreatif dalam memilih metode, karena dengan metode itu diharapkan  agar murid aktif dalam proses belajar.
  • Faktor-faktor yang harus diperhatikan ketika memilih metode pembelajaran
  1. Tujuan yang hendak dicapai
  2. Kemampuan guru dalam menggunakan metode.
  3. Kondisi atau keadaan pelajar
  4. Bahan pelajaran
  5. Fasilitas yang tersedia (sarana dan prasarana)
  6. Situasi yang memungkinkan
  7. Partisipasi dari tiap-tiap siswa
  8. Memahami kelemahan dan kelebihan suatu metode
  9. Perbedaan individual dalam memanfaatkan inderanya.

Macam-macam metode pembelajaran, diantaranya;

  • Metode bercerita atau kisah

Bercerita merupakan metode mengajar yang sangat baik diterapkan dalam mengajar, akan tetapi ketika seorang guru bercerita hendaknya memberikan pesan moral di awal atau di akhir cerita tersebut. Jangan sampai seorang guru hanya sekedar bercerita tanpa mengandung pesan atau makna yang jelas dalam kaitannya menuju tujuan pembelajaran yang sukses.

Contoh:

Sang kancil yang cerdik dalam mencuri mentimun.ketika sang guru tidak menyampaikan pesan yang baik dari cerita sang kancil tersebut, maka sang murid akan salah dalam memahami kecerdikan sang kancil, bahwa dalam mencuri harus cerdik seperti kancil. Namun bagaimana seharusnya? Seharusnya sang guru menjelaskan tentang pesan moral atau makna yang terkandung dari cerita sang kancil tersebut, bahwa kita boleh cerdik seperti kancil dalam kaitannya demi kebaikan, tetapi dalam hal keburukan itu dilarang.

  • Metode karyawisata

Metode karyawisata adalah salah satu metode mengajar dimana guru dan murid-murid keluar dari kelas untuk belajar di tempat atau lingkungan sebenarnya, bertujuan agar murid-murid mengetahui dan memahami dari sesuatu yang dipelajari.

Metode karyawisata digunakan, apabila sumber pelajarannya sukar untuk dibawa ke kelas. dengan metode karyawisata, guru mengajak siswa ke suatu tempat (objek) tertentu untuk mempelajari sesuatu dalam rangka suatu pelajaran di sekolah. Berbeda dengan darmawisata, di sini para siswa sekedar pergi ke suatu tempat untuk rekreasi. Metode karyawisata berguna bagi siswa untuk membantu mereka memahami kehidupan ril dalam lingkungan beserta segala masalahnya. Misalnya, siswa diajak ke museum, kantor, percetakan, bank, pengadilan, atau ke suatu tempat yang mengandung nilai sejarah atau kebudayaan tertentu.

  • Metode ceramah

Metode ceramah adalah metode penyampaian bahan pelajaran secara lisan. Dalam pengajaran yang menggunakan metode ceramah terdapat unsur paksaan. Dalam hal ini siswa hanya diharuskan melihat dan mendengar serta mencatat tanpa komentar informasi penting dari guru yang selalu dianggap benar itu. Padahal dalam diri siswa terdapat mekanisme psikologis yang memungkinkannya untuk menolak disamping menerima informasi dari guru. Inilah yang disebut kemampuan untuk mengatur dan mengarahkan diri.

Situasi di bawah ini sesuai untuk penggunaan metode ceramah:

  1. Kalau guru akan menyampaikan fakta atau pendapat dimana tidak terdapat bahan bacaan yang merangkum fakta yang dimaksud.
  2. Jika guru akan menyampaikan pengajaran kepada sejumlah siswa yang besar (misalnya sekitar 75 orang atau lebih), maka metode ceramah lebih efisien dari pada metode lain.
  3. Kalau guru adalah pembicara yang bersemangat sehingga dapat memberi motivasi kepada siswa untuk mengerjakan suatu pekerjaan.
  4. Jika guru akan menyimpulkan pokok-pokok penting yang telah diajarkan, sehingga memungkinkan siswa untuk melihat lebih jelas hubungan antara pokok yang satu dengan lainnya.
  5. Kalau guru akan memperkenalkan pokok bahasan baru.
  • Metode tanya-jawab

metode tanya jawab berusaha menanyakan apakah siswa telah mengetahui fakta-fakta tertentu yang sudah diajarkan, dalam hal lain guru juga bermaksud ingin mengetahui tingkat-tingkat proses pemikiran siswa. Melalui metode tanya-jawab guru ingin mencari jawaban yang tepat dan faktual.

Metode tanya-jawab digunakan dengan maksud :

  1. Melanjutkan (meninjau) pelajaran yang lalu
  2. Menyelingi pembicaraan untuk mendapatkan kerjasama siswa
  3. Memimpin pengamatan dan pemikiran siswa.
  • Metode diskusi

metode diskusi adalah cara penyampaian bahan pelajaran dimana guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan atau menyusun berbagai alternatif pemecahan masalah.

About mujaddid

bijaksana

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: